Ekskul Jurnalistik SMP Bina Budi Mulia Ajarkan Menulis Berbasis BLANKON-ERS
Dalam upaya mengajarkan siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, merangsang kreativitas, serta mengasah motorik halus dan kognitif, peserta Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP Bina Budi Mulia menggelar kegiatan pembelajaran menulis pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas sekolah setempat dengan pendekatan titian ingatan BLANKON-ERS.
Oleh : Supardono, Guru Jurnalistik
Melalui metode ini, siswa diajak Berjumpa Realita (B) dengan pengalaman nyata di sekitar mereka, kemudian Lacak Jejak Sosial (L) untuk memahami peristiwa yang memiliki makna bagi kehidupan bersama. Selanjutnya, siswa melakukan Analisis Ruang dan Struktur Sosial (A) serta merefleksikan Nilai yang Terluka (N) dalam berbagai peristiwa keseharian.
Kegiatan menulis tidak berhenti pada aspek kognitif, tetapi juga menumbuhkan Kesadaran Diri (K) dan kemampuan Olah Rasa serta Empati (O). Dari proses tersebut, siswa diajak menumbuhkan Niat Perubahan (N) yang diwujudkan melalui tulisan yang beretika dan beradab (E – Etika Beradab), memiliki Rasa Memiliki Ruang Sosial (R), serta menunjukkan Sikap Merawat Nilai (S).
Dalam praktiknya, siswa diberikan kebebasan memilih tema tulisan sesuai pengalaman dan ketertarikan masing-masing. Beberapa tema yang dipilih antara lain kegiatan perkemahan, kesadaran warga dalam menjaga kebersihan kampung, Dibawah Tenda Aku Belajar Banyak Hal, Pengalaman Mengikuti Perayaan Zhongqiu, Belajar Mandiri dan Kerja Sama di Perkemahan Pramuka, Pelajaran Berharga dari Perkemahan Bedengan, hingga Liburan Bersama Keluarga.
Kepala Sekolah SMP Bina Budi Mulia, Edy Sugiarto Trisno, S.E., M.H., yang akrab disapa Pak Edy, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Melalui ekskul jurnalistik, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar berpikir kritis, peka terhadap lingkungan sosial, dan berani menyuarakan nilai kebaikan. Pendekatan BLANKON-ERS ini sangat relevan untuk membentuk karakter siswa yang beretika, empatik, dan bertanggung jawab,” ujar Pak Edy.
Salah satu peserta ekskul jurnalistik, Aditya Pranawa, siswa kelas IX yang akrab dipanggil Aditya, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini.
“Saya jadi lebih berani menulis dari pengalaman sendiri. Menulis tentang perkemahan dan kehidupan sekitar membuat saya sadar bahwa banyak pelajaran berharga yang bisa dibagikan lewat tulisan,” ungkap Aditya.
Melalui kegiatan ini, ekskul jurnalistik SMP Bina Budi Mulia tidak hanya menjadi wadah pengembangan keterampilan menulis, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa agar mampu merawat nilai, memiliki kepedulian sosial, serta siap menjadi generasi yang berpikir kritis dan beradab.


