2026/05/20

UNIKAMA Dorong Revolusi Pendidikan Karakter Lewat Seni Wayang


Malang, 20 Mei 2026 — Upaya menanamkan karakter positif pada anak usia dini terus dilakukan melalui berbagai media kreatif dan edukatif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan bertema “Media Wayang untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini” yang diselenggarakan di Aula TK HAMQA pada Rabu (20/5/2026).


Kegiatan ini menghadirkan pendekatan pembelajaran budaya melalui media wayang sebagai sarana mengenalkan nilai moral, etika, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada anak-anak sejak dini. Dengan mengusung semangat pelestarian budaya Nusantara, acara ini menjadi bentuk nyata integrasi pendidikan karakter dan seni tradisional dalam dunia PAUD.

Kegiatan dipimpin oleh Dr. Siti Muntomimah, S.Pd., M.Pd selaku ketua pelaksana bersama anggota Rina Wijayanti M.Psi dan Dhirgan Grudhowaringin, M.Pd., dari Prodi PG-PAUD Universitas PGRI Kanjuruhan (UNIKAMA). Seluruh rangkaian berlangsung mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai dengan suasana interaktif, menyenangkan, dan penuh nilai edukasi.


Dalam pelaksanaannya, anak-anak dikenalkan pada tokoh-tokoh wayang melalui metode bercerita, visualisasi karakter, serta pesan moral sederhana yang mudah dipahami usia dini. Media wayang dinilai efektif untuk membangun imajinasi, kemampuan berbahasa, sekaligus menanamkan nilai sopan santun, kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong.


Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran kreatif, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap hidup di tengah perkembangan era digital. Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan mampu mengenal budaya bangsa sejak usia dini tanpa merasa digurui.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pendidikan karakter berbasis budaya lokal di lingkungan sekolah. PAUD Tahfidz Terpadu Hamqa berharap program serupa dapat terus dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.


Dengan mengangkat tema budaya dan pendidikan karakter, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan menjadi inspirasi bahwa seni tradisional seperti wayang tetap memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, kreatif, dan cinta budaya Indonesia.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini