UNIKAMA Jadi Narasumber “Sinau Bareng” KOMBEL TK Negeri Pembina Kepanjen
Kepanjen — Komunitas Belajar (KOMBEL) TK Negeri Pembina Kepanjen menggelar kegiatan “Sinau Bareng” dengan menghadirkan Dr. Siti Muntomimah, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama, dihadiri Pengawas TK Kecamatan Kepanjen, Sunarsiyatin, M. Pd (11/2). Kegiatan ini mengusung tema “Pembelajaran Mandalam dan 8 Dimensi Profil Lulusan” dan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna.
Dalam forum yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, Dr. Siti Muntomimah menekankan pentingnya pembelajaran yang tidak berhenti pada aspek kognitif semata, tetapi menyentuh kedalaman makna, karakter, serta penguatan dimensi profil lulusan secara utuh. Ia mengajak para pendidik untuk melihat pembelajaran sebagai proses membentuk manusia seutuhnya—bukan sekadar mentransfer materi.
“Pembelajaran mendalam menuntut guru untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, kontekstual, dan membangun kesadaran anak sejak dini,” ungkapnya dalam pemaparan materi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala TK Negeri Pembina Kepanjen, Sri Nurani, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan bahwa forum KOMBEL menjadi wadah strategis bagi guru untuk terus belajar dan berkembang. “Sinau Bareng bukan hanya agenda rutin, tetapi komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua KOMBEL TK Negeri Pembina Kepanjen, Fitriya Agustin K., S.Pd.AUD., M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi dan diskusi ilmiah semacam ini sangat penting untuk memperkuat profesionalisme guru PAUD. “Kami ingin guru tidak hanya menjalankan kurikulum, tetapi benar-benar memahami filosofi dan arah pendidikan yang sedang dibangun,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi bersama, di mana para peserta aktif berbagi praktik baik serta tantangan dalam menerapkan pembelajaran mendalam di kelas masing-masing.
Melalui kegiatan ini, KOMBEL TK Negeri Pembina Kepanjen menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya belajar berkelanjutan demi terwujudnya profil lulusan yang berkarakter, adaptif, dan berdaya saing sejak usia dini.


