2026/02/27

Olah Limbah Kertas Jadi Briket, Peserta Ekskul Jurnalistik SMP Bina Budi Mulia Belajar Peduli Lingkungan

 

Siswa peserta Ekstrakurikuler Jurnalistik kelas 7, 8, dan 9 SMP Bina Budi Mulia menggelar kegiatan pengolahan limbah kertas menjadi briket pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lantai 4 sekolah setempat dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu. 

Oleh : ANZ Supardono, Guru Jurnaliatik

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya limbah kertas di lingkungan sekolah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, harga gas yang terus meningkat serta kondisi ekonomi yang lesu, yang ditandai dengan melemahnya daya beli masyarakat, mendorong perlunya alternatif energi yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. Salah satu solusinya adalah mengolah limbah kertas menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif.

Sebelum praktik dimulai, siswa mendapatkan penjelasan mengenai dampak limbah kertas terhadap lingkungan dan manfaat briket sebagai sumber energi alternatif. Selanjutnya, para peserta merendam kertas bekas, menghancurkannya hingga menjadi bubur kertas, lalu mencetak dan menjemurnya hingga berbentuk briket siap pakai.

Kepala SMP Bina Budi Mulia, Edy Sugiarto Trisno, S.E., M.H., yang akrab disapa Pak Edy, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menulis dan melaporkan peristiwa sebagai insan jurnalistik, tetapi juga belajar peka terhadap persoalan nyata di sekitar mereka. Pengolahan limbah kertas menjadi briket adalah bentuk kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi ekonomi masyarakat. Sekolah ingin menanamkan nilai solusi, bukan sekadar wacana,” ujar Pak Edy.

Sementara itu, salah satu peserta ekskul jurnalistik kelas 7, Valerie Joaquin Yanuar, yang akrab dipanggil Veve, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Awalnya saya tidak tahu kalau kertas bekas bisa dijadikan bahan bakar. Ternyata prosesnya memang butuh waktu dan kerja sama, tapi hasilnya bermanfaat. Saya jadi lebih sadar untuk tidak membuang kertas sembarangan dan ingin menulis berita tentang solusi lingkungan seperti ini,” ungkap Veve dengan antusias.

Melalui kegiatan ini, peserta Ekskul Jurnalistik tidak hanya belajar mengamati dan menulis berita, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata peduli lingkungan. Diharapkan, kegiatan kreatif ini dapat menginspirasi warga sekolah untuk lebih bijak mengelola limbah serta membuka wawasan tentang pentingnya energi alternatif di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini