Kelas "Politiku" Kupas Komunikasi Publik dan Framing Isu
Malang — Sekolah Politik dan Demokrasi Pemuda Katolik “Politiku” kembali menggelar Kelas Politiku pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di Wisma Samadi Maria Magdalena Postel, Malang. Pada sesi ini, peserta diajak mendalami “Komunikasi Publik dan Framing Isu: Membangun Narasi, Membentuk Persepsi”, sebuah tema strategis dalam praktik demokrasi kontemporer.
Hadir sebagai narasumber, Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kalumbang, S. Sos., M. Fil., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang. Dalam pemaparannya, Yuventia menjelaskan bahwa komunikasi publik bukan sekadar aktivitas menyampaikan pesan, melainkan proses membangun makna yang memengaruhi cara publik memahami realitas sosial dan politik.
Ia menekankan pentingnya framing isu dalam membentuk persepsi masyarakat. Cara suatu isu disajikan—melalui pilihan kata, sudut pandang, dan penekanan tertentu—dapat menentukan apakah publik bersikap kritis, apatis, atau justru tergerak untuk berpartisipasi. Oleh karena itu, aktor-aktor demokrasi dituntut memiliki tanggung jawab etis dalam merangkai narasi.
Peserta Kelas Politiku tampak menyimak dengan serius. Diskusi berlangsung hidup ketika narasumber mengaitkan teori komunikasi dengan contoh-contoh aktual, termasuk peran media dan media sosial dalam proses demokrasi. Peserta diajak mencermati bagaimana framing yang keliru dapat memicu disinformasi dan polarisasi.
Melalui kelas ini, Politiku menegaskan komitmennya untuk membekali kaum muda dengan kecakapan komunikasi publik yang kritis, reflektif, dan berorientasi pada demokrasi yang berkeadaban.


