2026/02/08

Kelas "POLITIKU" Batch 1 : Politik Berkeadaban

Jika politik hanya dipahami sebagai perebutan kuasa, maka demokrasi akan terus kehilangan makna. Kesadaran itulah yang mendorong Pemuda Katolik Jawa Timur menggelar Kelas POLITIKU Batch 1, sebuah sekolah politik yang menempatkan iman, etika, dan tanggung jawab publik sebagai fondasi utama.


Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Timur menyelenggarakan Kelas POLITIKU (Sekolah Politik dan Demokrasi) Batch 1 pada 7–8 Februari 2026 di Rumah Retret Santa Maria Magdalena Postel, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemuda Katolik dalam membangun kader muda yang sadar politik, beretika, dan aktif merawat demokrasi.

Mengusung tema “Bergerak dari Altar ke Pasar: Merawat Politik dan Demokrasi yang Berkeadaban”, Kelas POLITIKU dirancang sebagai ruang pembelajaran intensif yang memadukan refleksi nilai, penguatan kapasitas, serta praktik gerakan sosial-politik. Peserta berasal dari berbagai daerah dengan kuota terbatas, menandai tingginya antusiasme kaum muda Katolik terhadap pendidikan politik yang bermakna.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses, pengantar kelas, dan penyepakatan ground rules. Pada hari pertama, peserta mengikuti Sesi I “Navigasi Etika: Kompas Moral di Tengah Dunia Politik”, dilanjutkan Sesi II “Orkestrasi dan Partisipasi Kader Pemuda Katolik”. Hari pertama ditutup dengan refleksi bersama sebagai ruang kontemplasi atas peran iman dalam keterlibatan publik.

Memasuki hari kedua, agenda diawali dengan olahraga pagi dan dilanjutkan sesi-sesi strategis. Sesi III “Komunikasi Publik dan Framing Isu: Membangun Narasi, Membentuk Persepsi” mengajak peserta memahami pentingnya pesan politik yang etis dan efektif. Selanjutnya, Sesi IV “Masa Depan Kita: Demokrasi dan Aturan Main Pemilu” membekali peserta pemahaman sistem demokrasi dan kepemiluan.

Kelas ditutup dengan Sesi V “Strategi Membangun Gerakan Sosial” serta penyusunan Action Plan bertajuk “Dari Pemilih ke Penggerak Politik dan Demokrasi”. Rangkaian kegiatan berpuncak pada Misa Perutusan, menegaskan bahwa keterlibatan politik adalah bagian dari panggilan pengabdian sosial.

Melalui Kelas POLITIKU, Pemuda Katolik berharap lahir kader-kader muda yang tidak hanya melek politik, tetapi juga berkarakter, berani, dan setia pada nilai kemanusiaan serta demokrasi yang berkeadaban.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini