Pemgalaman Makam Bung Karno
Berjumpa Relita
Saya ke Makan Bung Karno di Blitor Untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan hari Pahlawan. Saya pergi pada tanggal 17 Oktober 2025 bersama Keluarga SMP Bina Budi Mulia. Saya pergi menggundion Kereta untuk ke makam Bung karno. Kami melihat2 Perpustakan disana. kami Juga membuat Vlog bersama Tim Saya. Lalu ke Makam Ir. Sukarno.
Oleh : Tiersan, SMP Bina Budi Mulia Malang
Lacak Jejak Sosial
Saya Pergi, bersama teman-teman dan guru SMP Bina Budi Mulia. Saya membuat Vlog untuk Tugas. Saya Juga diberi Tour oleh anggota Karyawan Penjaga Perpustakaa disona. Lalu Kami Ke Makam Bung Karno. Lalu Pulong ke stasiun kereta Api Blitar Ke Malang.
Analisis Ruang & Struktur Sosial
Dimakam Bung karno banyak Sekali orang Yang datang belajar membaca buku. Tempat itu dikelda oleh bapak Heru Santoso. Bangunan disana juga bagus. Arsitekturnya bagus. Banyak tulisan tulisan menginspirasi juga
Nilai yang terluka
Disitu kurangnya adalah ketika sudah selesai berziarah kami harus jalan berputar² untuk keluar dari makam Bung Karno. Jalan² memutar, pasar. Mungkin niatnya baik yaitu support UMKM. Tetapi dagangannya sama semua jadi persaingan sangat ketat.
Kesadaran Diri
Refleksi saya dari pergi ke sana:
Buku merupakan jendela dunia. Kita harus lebih banyak membaca buku untuk menambah ilmu pengetahuan kita. Dan tentunya untuk berguna bagi masyarakat.
Olah rasa & empati
Saya berusaha memahami pikiran dari penjual² di sana. Saya berpikir pedagang sebanyak ini dengan dagangan yang mirip, apa bisa laku?
Pertanyaan ini muncul di kepala saya. Maksudnya apa ada yang bisa laku kalau jualannya di akhir?
Mengapa saya harus beli di toko lain ? Orang produknya sama? Jadi, kalau jualan di sana harus ekstra pintar / kreatif ya produknya.
Niat perubahan
Setelah pergi dari sana saya jadi ingin ke sana lagi karena bukunya beda², banyak & menarik.
Saya jadi ingin punya & baca lebih banyak buku.
Etika beradab
Selama ditempat itu saya menemui banyak orang. Saya tidak ramah, tetapi saya tetap sopan kepada orang².
Saya berinteraksi dengan sopan, & saya menghormati aturan di sana dengan baik.
Rasa memiliki ruang sosial
Ditempat itu kami bebas berpendapat. Kami juga boleh melakukan banyak hal dengan batasan batasan aturan yang ada. Saya menjaga ruang sosial itu dengan tetap berperilaku kondusif & tidak merusak keamanan orang lain
Sikap merawat nilai
Ketika masuk dalam area makam saya menjaga sikap saya dengan mengikuti aturan & sopan terhadap orang orang dimakam sana.

