Kemah Terakhir Saat SMP
Saya dengan teman setelah saya berkemah tanggal 21–23 Agustus. Saya berkemah di Ledok Ombo. Saat saya menuju tempat kemah ternyata selama perjalanan tidak ada sinyal. Sesampainya di Ledok Ombo, udaranya sangat segar karena dikelilingi hutan. Di tempat kemahnya ada sungai yang panjang sekali.
Oleh : Febrian, SMP Bina Budi Mulia Malang
Lacak Jejak Sosial
Saya dengan regu saya membangun tenda bersama. Kami membagi tugas agar cepat selesai. Ada yang membangun tenda, ada juga yang membersihkan tas. Kami saling membantu satu sama lain.
Analisis ruang dan struktur sosial
Murid-murid di sini dilatih untuk bersikap sabar terutama kepada regu. Mereka harus sabar menghadapi anggota yang nakal. Tidak menggunakan kekerasan tetapi dengan cara yang baik.
Nilai yang terluka
Dalam kegiatan kemah ini murid diajarkan untuk berubah. Yang sebelumnya tidak pernah cuci piring diajarkan untuk bersih-bersih. Yang awalnya malas di sini tidak bisa malas-malasan. Makanan tidak bisa pilih-pilih.
Kesadaran diri
Tempat kemahnya sangat sejuk, asri. Ada banyak macam tanaman di sini. Di Ledok Ombo juga ada sungai yang panjang sekali. Tempatnya sangat keren.
Oleh rasa empati
Di tempat kemah ini tidak boleh berisik, tidak boleh ramai. Karena sangat hutan, jadi tidak diizinkan. Supaya satwa tidak punah di hutan.
Niat perubahan
Dalam kegiatan ini murid-murid harus menghargai kebersamaan satu sama lain. Saling membantu. Saat mendapat tugas harus dikerjakan sungguh-sungguh walaupun berbeda pendapat harus saling menghargai.
Etika beradap
Kegiatan ini mengajarkan siswa-siswi untuk kebersamaan dan toleransi. Saat kita mempunyai agama tidak ada yang saling mengganggu. Semua saling toleransi. Saat semua puji-puji terlihat masih kental rasa kebersamaan.
Sikap merawat nilai
Saat mengikuti kegiatan kemah harus memiliki kesadaran diri. Saat ada teman yang kesulitan harus dibantu. Saat lagi nggak ngapa-ngapain carilah kegiatan yang positif. Terus mandi bila mau mandi, ya harus mandi.
Rasa memiliki ruang sosial
Di tempat kemah ini menumbuhkan rasa memiliki terhadap orang sekitarnya. Disini siswa-siswi tidak hanya bersama teman tetapi juga belajar untuk bertahan hidup. Melatih kemandirian siswa.

