2025/12/17

Seminar Perkuat Peran Ibu

 


Beragam pertanyaan muncul, mulai dari pola asuh yang tepat, cara membangun komunikasi emosional dengan anak, hingga strategi sederhana melindungi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

Malang — Peran ibu sebagai pelindung sekaligus pembimbing utama tunas bangsa kembali ditegaskan dalam sebuah seminar edukatif yang digelar oleh YPMNU Bina Bakti Wanita bekerja sama dengan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh makna di Gedung TK Muslimat NU 12 Al Mubarok, Kamis (18/12/2025) pagi.


Mengusung tema “Menguatkan Peran Ibu sebagai Pelindung dan Pembimbing Utama Tunas Bangsa”, seminar ini menghadirkan narasumber utama Dr. Siti Muntomimah, S.Pd., M.Pd., Kaprodi PG- PAUD Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) sosok akademisi dan praktisi pendidikan yang dikenal konsisten mengangkat isu pengasuhan dan pendidikan keluarga. Sejak pukul 09.00 hingga selesai, peserta diajak menyelami kembali makna strategis peran ibu dalam membentuk karakter, moral, dan ketahanan anak sejak usia dini.


Dalam paparannya, Dr. Siti Muntomimah menekankan bahwa ibu bukan sekadar pendamping tumbuh kembang anak, tetapi juga benteng pertama dalam menghadapi tantangan zaman. “Di tengah arus digital dan perubahan sosial yang cepat, sentuhan ibu menjadi fondasi utama dalam menanamkan nilai, adab, dan ketangguhan mental anak,” tuturnya dengan bahasa yang lugas dan membumi.


Suasana seminar terasa akrab dan partisipatif. Para peserta, yang mayoritas merupakan ibu-ibu pendidik dan wali murid, tampak antusias menyimak sekaligus berdialog. Beragam pertanyaan muncul, mulai dari pola asuh yang tepat, cara membangun komunikasi emosional dengan anak, hingga strategi sederhana melindungi anak dari pengaruh negatif lingkungan.


Kepala sekolah Uswatun Hasanah S.pd, selaku Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama, sekaligus penguatan peran ibu dalam ekosistem pendidikan. “Kami berharap seminar ini tidak berhenti pada wacana, tetapi menjadi bekal nyata bagi para ibu untuk lebih percaya diri dan berdaya dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya.


Seminar ini ditutup dengan pesan inspiratif bahwa masa depan bangsa berakar dari rumah, dan rumah yang kuat lahir dari peran ibu yang sadar, peduli, dan terus belajar. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus harapan akan lahirnya generasi yang tangguh, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini