2026/07/02

PG PAUD UNIKAMA Sulap Aula Sarwakirti Menjadi Panggung Harmoni Budaya Nusantara

MALANG – Program Studi PG PAUD Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) kembali menghadirkan ruang apresiasi budaya melalui Gelar Budaya 2026 bertema "Harmoni Raga dan Karya Nusantara". Kegiatan yang digelar di Aula Sarwakirti UNIKAMA, Kamis (2/7/2026), berlangsung meriah dan terbuka gratis untuk umum.

Sejak pagi, aula dipenuhi mahasiswa, dosen, pelajar, serta masyarakat yang antusias menikmati beragam pertunjukan seni. Gelar Budaya menjadi panggung kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, tradisi, dan semangat melestarikan budaya Indonesia dalam satu perhelatan yang hangat dan penuh makna.

Kaprodi PG PAUD UNIKAMA, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd mengatakan, Gelar Budaya merupakan bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga mengasah kemampuan berkolaborasi, berorganisasi, berkomunikasi, serta mengapresiasi keberagaman budaya Indonesia.

"Melalui Gelar Budaya, kami ingin membentuk calon pendidik PAUD yang kreatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Nusantara. Inilah wujud implementasi pembelajaran yang berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat," ujarnya.

Berbagai penampilan memikat disuguhkan, mulai dari seni tari, seni musik, seni drama, seni bela diri, seni baca Al-Qur'an, sastra puisi, senam ceria, hingga fashion show batik ecoprint. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran karya kerajinan dan seni rupa hasil kreativitas mahasiswa.

Sementara itu, dosen pengampu Dhirgan Grudhowaringin, M.Pd mata kuliah menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara merupakan hasil proses belajar mahasiswa selama satu semester. Mulai dari perencanaan konsep, latihan, hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan secara kolaboratif dengan pendampingan dosen.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu menampilkan karya seni, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya, gotong royong, kepemimpinan, kreativitas, dan tanggung jawab. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting ketika mereka kelak menjadi pendidik anak usia dini," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PG PAUD UNIKAMA ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara sejak dini sekaligus membuktikan bahwa seni merupakan media pembelajaran yang mampu membangun karakter, kreativitas, serta kebersamaan.

Salah satu mahasiswa PG PAUD UNIKAMA Qurrotul Aini Haibah Ketua HMPS, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam Gelar Budaya 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya melatih kemampuan berkesenian, tetapi juga mengembangkan kerja sama tim, rasa percaya diri, dan kemampuan mengelola sebuah acara.

"Kami belajar banyak selama proses persiapan hingga tampil di panggung. Tidak hanya tentang seni dan budaya, tetapi juga tentang disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan saling mendukung dalam tim. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi di PG PAUD UNIKAMA karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa," tuturnya.

Gelar Budaya 2026 menjadi bukti bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya karya, budaya, dan kolaborasi. Semangat melestarikan warisan bangsa pun terus hidup melalui kreativitas generasi muda yang tampil percaya diri di atas panggung.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini