Tips Kuliah agar Tidak Kewalahan Menghadapi Tugas dan Deadline
Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang datang ke kelas, mendengarkan dosen, kemudian pulang. Ada banyak hal yang harus dipikirkan selama menjalani perkuliahan.
Mulai dari memahami materi, mengerjakan tugas, menghadapi
presentasi, membaca jurnal, mengikuti organisasi, hingga mempersiapkan ujian.
Jika tidak memiliki pengaturan waktu yang baik, berbagai aktivitas tersebut
bisa membuat mahasiswa merasa kewalahan.
Terlebih ketika beberapa dosen memberikan tugas dengan
deadline yang berdekatan.
Satu tugas belum selesai, tugas berikutnya sudah diberikan.
Akhirnya mahasiswa mengerjakan semuanya secara terburu-buru dan baru bisa
beristirahat ketika deadline sudah lewat.
Padahal, kuliah akan terasa lebih ringan jika mahasiswa
memiliki strategi dalam mengatur aktivitasnya.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan agar kehidupan
perkuliahan menjadi lebih teratur.
1. Catat Semua Deadline
Jangan hanya mengandalkan ingatan.
Setiap kali dosen memberikan tugas, segera catat nama tugas
dan deadline-nya. Anda bisa menggunakan kalender, aplikasi catatan,
spreadsheet, atau aplikasi manajemen tugas yang biasa digunakan.
Dengan mencatat semuanya, Anda dapat melihat tugas apa saja
yang harus diselesaikan dalam satu minggu.
Cara ini juga membantu menghindari kejadian ketika mahasiswa
tiba-tiba menyadari bahwa ada tugas yang harus dikumpulkan besok.
2. Jangan Menunggu Deadline
Kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa adalah merasa
masih memiliki banyak waktu.
Misalnya tugas diberikan hari Senin dan dikumpulkan hari
Jumat. Karena masih ada empat hari, mahasiswa memilih menundanya.
Selasa belum dikerjakan.
Rabu masih ditunda.
Kamis baru mulai panik.
Akhirnya tugas dikerjakan sampai tengah malam.
Jika memungkinkan, kerjakan tugas sedikit demi sedikit sejak
pertama kali diberikan. Tidak harus langsung selesai dalam satu hari. Yang
penting sudah ada progres.
Dengan begitu, ketika deadline semakin dekat, Anda hanya
perlu melakukan pengecekan dan penyempurnaan.
3. Bedakan Tugas Mudah dan Sulit
Tidak semua tugas membutuhkan waktu yang sama.
Tugas membuat rangkuman mungkin bisa selesai dalam satu atau
dua jam. Sementara makalah yang membutuhkan beberapa jurnal mungkin membutuhkan
waktu lebih lama.
Karena itu, buatlah prioritas.
Tugas yang deadline-nya paling dekat dan membutuhkan waktu
lama sebaiknya dikerjakan lebih awal.
Jangan sampai Anda menghabiskan banyak waktu untuk tugas
yang mudah sementara tugas yang sulit justru dibiarkan mendekati deadline.
4. Jangan Takut Bertanya
Ketika tidak memahami instruksi dosen, jangan hanya
menebak-nebak.
Jika memungkinkan, tanyakan kepada dosen atau diskusikan
dengan teman sekelas.
Hal ini penting terutama ketika instruksi tugas cukup
panjang atau memiliki ketentuan khusus.
Kesalahan memahami instruksi sejak awal dapat membuat
mahasiswa mengerjakan tugas dengan arah yang salah. Pada akhirnya, tugas harus
diulang atau direvisi.
Lebih baik menghabiskan beberapa menit untuk memastikan
instruksi daripada menghabiskan berjam-jam mengerjakan sesuatu yang ternyata
tidak sesuai.
5. Buat Kerangka Sebelum Menulis
Jika mendapatkan tugas makalah, essay, atau paper, jangan
langsung menulis paragraf panjang.
Buat kerangka terlebih dahulu.
Tentukan apa yang ingin dibahas pada bagian pendahuluan,
pembahasan, dan kesimpulan.
Kemudian pecah pembahasan menjadi beberapa subtopik.
Dengan adanya kerangka, proses menulis biasanya menjadi
lebih mudah karena Anda sudah memiliki gambaran mengenai arah tulisan.
6. Jangan Memasukkan Semua Informasi ke PPT
Ketika mendapatkan tugas presentasi, hindari menjadikan
PowerPoint sebagai salinan penuh dari makalah.
Slide yang terlalu penuh tulisan justru membuat presentasi
sulit diikuti.
Pilih informasi yang paling penting dan ubah menjadi
poin-poin singkat.
Detail penjelasan dapat disampaikan secara lisan ketika
presentasi.
Dengan cara tersebut, slide berfungsi sebagai alat bantu
untuk menjelaskan materi, bukan sebagai dokumen yang harus dibaca seluruhnya
oleh audiens.
7. Sisihkan Waktu untuk Revisi
Jangan menganggap tugas selesai setelah halaman terakhir
ditulis.
Sediakan waktu untuk membaca ulang.
Periksa apakah pembahasannya sudah menjawab pertanyaan
tugas, apakah terdapat typo, apakah formatnya sudah sesuai, dan apakah daftar
pustakanya sudah rapi.
Kalau memungkinkan, berikan jeda sebelum melakukan
pengecekan. Membaca tulisan setelah beristirahat sering membuat kita lebih
mudah menemukan kesalahan yang sebelumnya tidak terlihat.
8. Jangan Mengorbankan Semua Waktu untuk Tugas
Produktif bukan berarti harus mengerjakan tugas sepanjang
hari.
Mahasiswa juga membutuhkan waktu untuk tidur, makan,
berolahraga, bersosialisasi, dan beristirahat.
Jika tubuh dan pikiran sudah terlalu lelah, kemampuan
berkonsentrasi juga dapat menurun.
Karena itu, buat jadwal yang realistis. Tentukan kapan harus
belajar, kapan mengerjakan tugas, dan kapan berhenti untuk beristirahat.
9. Kerjakan Sendiri Sebisa Mungkin, Cari Bantuan Ketika
Mentok
Belajar mandiri tetap penting selama kuliah.
Namun, bukan berarti mahasiswa harus selalu menyelesaikan
semua masalah sendirian.
Ketika mengalami kesulitan, Anda bisa berdiskusi dengan
teman, bertanya kepada dosen, mencari referensi tambahan, atau menggunakan
layanan pendampingan akademik.
Jika membutuhkan bantuan untuk memperbaiki atau mengerjakan
tugas tertentu, Menugas juga dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat
dikonsultasikan.
Mulai dari makalah, PPT, paper, essay, review jurnal, hingga
berbagai kebutuhan tugas kuliah lainnya dapat dibicarakan sesuai instruksi yang
diberikan.
10. Jangan Biasakan Sistem Kebut Semalam
Mengerjakan tugas semalaman mungkin pernah dilakukan hampir
setiap mahasiswa.
Namun, jika menjadi kebiasaan, cara tersebut dapat membuat
perkuliahan terasa jauh lebih berat.
Tugas yang seharusnya dapat dikerjakan dalam beberapa hari
akhirnya dipadatkan menjadi beberapa jam. Hasilnya pun sering kali tidak
maksimal karena mahasiswa bekerja dalam kondisi terburu-buru.
Lebih baik membangun kebiasaan mengerjakan tugas secara
bertahap.
Sedikit progres setiap hari jauh lebih baik daripada
mengerjakan semuanya dalam satu malam.
Kuliah Tidak Harus Selalu Terasa Berat
Kehidupan mahasiswa memang memiliki banyak tantangan. Namun,
banyak masalah dapat dikurangi dengan pengaturan waktu dan kebiasaan belajar
yang lebih baik.
Catat deadline, buat prioritas, pahami instruksi dosen,
kerjakan tugas lebih awal, dan jangan lupa memberikan waktu untuk beristirahat.
Ketika mengalami kesulitan, jangan ragu mencari bantuan atau
berdiskusi.
Jika tugas kuliah sedang menumpuk dan membutuhkan bantuan
pengerjaan, Menugas dapat
menjadi salah satu pilihan untuk membantu berbagai kebutuhan tugas akademik
mahasiswa.
Yang terpenting, jangan sampai tugas kuliah menguasai
seluruh kehidupan Anda.
Kuliah tetap harus dijalani dengan strategi, bukan hanya
dengan sistem kebut semalam.
