2026/03/07

UNIKAMA Perkuat Karakter Guru Kabupaten Malang

Malang – Upaya memperkuat kualitas pendidikan terus dilakukan melalui berbagai forum dialog dan penguatan kapasitas guru. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi bertema “Penguatan Karakter, Etika, dan Profesionalisme Guru dalam Mewujudkan Pendidikan Bermartabat” yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Propublic Aspirasi Nusantara pada Jumat (6/2/2026) di Aula Hamur Pedes, Mentaraman, Jatirenggo, Kabupaten Malang.


BACA JUGA : NGOMPRES POLITIK : PERSPEKTIF VS PERSEPSI 


Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta dari kalangan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Malang. Acara berlangsung hangat dan interaktif sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.


BACA JUGA : NGOMPRES POLITIK KEPO & FOMO


Sosialisasi menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan, yakni Hj. Sunarti Sulistyowati, M.Pd, Wakil Ketua IGTKI Kabupaten Malang, serta Dr. Siti Muntomimah, M.Pd, Ketua Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.


Dalam paparannya, Hj. Sunarti Sulistyowati menekankan pentingnya menjaga etika profesi guru di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moral dan karakter kepada peserta didik sejak usia dini.

“Guru TK adalah fondasi awal pembentukan karakter anak. Keteladanan guru akan membekas dalam diri anak-anak dan menjadi bagian dari kepribadian mereka di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Siti Muntomimah menyoroti pentingnya profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Ia menjelaskan bahwa guru harus terus mengembangkan kompetensi diri, baik dari sisi pedagogik, etika profesi, maupun kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pendidikan bermartabat lahir dari guru yang berintegritas. Guru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen moral untuk membimbing dan membangun generasi masa depan,” jelasnya.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator Romdhoni Maulana, dengan koordinasi kegiatan oleh PIC Syaifudin Zuhri. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai praktik pendidikan di lapangan, tantangan penguatan karakter anak, hingga peran guru dalam menghadapi perubahan sosial di masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter generasi bangsa.

Semangat pendidikan bermartabat, sebagaimana disampaikan para narasumber, pada akhirnya dimulai dari ruang kelas—dari guru yang mengajar dengan hati, memberi teladan dengan sikap, dan mendidik dengan integritas.

Postingan Terkait

Cari Blog Ini